Penyelenggaraan Acara Kebudayaan “Japan Day” di MIS Al-Khairiyah, Kabupaten Deli Serdang

2016/10/26
Ketua Yayasan Pendidikan Al-Khairiyah, Kepala MIS Al-Khairiyah, beserta guru dan siswa/siswi partisipan Japan Day
Siswa/siswi MIS Al-Khairiyah seusai workshop origami
Gedung sekolah MIS Al-Khairiyah bantuan Pemerintah Jepang
1 Pada tanggal 26 Oktober, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Khairiyah (Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang) telah mengadakan acara “Japan Day” sebagai peringatan hari jadi yang ke-6 setelah peresmian. Sebelumnya, pihak sekolah mengalami kendala kekurangan ruang kelas dan kondisinya kurang layak, sehingga tidak dapat menerima semua calon siswa/siswi. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas belajar, gedung sekolah dibangun melalui bantuan hibah Grassroots dari Pemerintah Jepang tahun 2009 – 2010, senilai Rp800 juta, yang peresmiannya telah dilaksanakan pada 27 Mei 2010.

2 Gedung MIS Al-Khairiyah terdiri dari 2 lantai, dilengkapi dengan 6 kelas ruang belajar, 1 ruang laboratorium, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang serba guna, dan 1 ruang kantor, menampung sekitar 320 siswa/siswi (tahun ajaran 2016/2017), dimana sebagian besar diantaranya berasal dari keluarga yang kurang mampu, termasuk  anak yatim piatu. MIS Al-Khairiyah menetapkan biaya sekolah yang terjangkau dibandingkan sekolah-sekolah lain di wilayah sekitarnya, bahkan bagi siswa/siswi dari keluarga yang kurang mampu diberikan keringanan berupa pengurangan biaya sekolah (anak yatim piatu dibebaskan dari biaya sekolah).

3 Pemerintah Jepang, melalui Konsulat Jenderal Jepang di Medan, melaksanakan Proyek Bantuan Hibah Grassroots di berbagai bidang dalam wilayah yuridiksi kantor Konsulat Jenderal Jepang (Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi) sebanyak 64 proyek, (senilai US$4,6 juta atau sekitar Rp60 milyar) sejak tahun 2000, dimana 31 proyek diantaranya merupakan proyek di bidang pendidikan berupa bantuan gedung sekolah untuk SD, SMP, dan SLB. Selama ini, sekolah penerima bantuan tersebut, melaksanakan acara kebudayaan yang disebut sebagai ”Japan Day” untuk memperingati hari ulang tahunnya, sekaligus mengingatkan kembali akan pentingnya pemeliharaan gedung sekolah kepada pihak yayasan maupun pihak sekolah yang terkait.

4 Dalam acara “Japan Day” ini, dilaksanakan peninjauan kondisi gedung sekolah, sedangkan dalam acaranya dilaksanakan sesi pemutaran video Jepang (dengan topik “The School Day”,”School Meals”, dan “Summer Vacation”), pertunjukan tari dan lagu Jepang, mewarnai tokoh kartun Jepang, lomba membuat karangan mengenai Jepang, workshop origami, tutorial yukata dan happi (pakaian tradisional Jepang), yang diikuti oleh siswa/siwi, guru MIS dan MTs Al-Khairiyah.

5 Melalui acara “Japan Day” ini, diharapkan siswa/siswi semakin tumbuh ketertarikannya terhadap Jepang sehingga dapat mempererat hubungan persahabatan kedua negara.