Pelaksanaan Upacara Peresmian “Proyek Pembangunan Gedung Belajar MTs Al-Uswah”

2016/10/12
Konjen Morikawa dan Bupati Langkat merayakan peresmian Gedung MTs Al-Uswah
Konjen Morikawa, Bupati Langkat, beserta perwakilan dari Yayasan Al-Uswah Sumatera Utara
Gedung sekolah MTs Al-Uswah bantuan Pemerintah Jepang
1 Upacara peresmian gedung belajar MTs Al-Uswah di Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, telah diselenggarakan pada hari Rabu, 12 Oktober 2016. Upacara ini dihadiri oleh Bapak Hirofumi Morikawa, Konsul Jenderal dari Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Bapak Ngogesa Sitepu, Bupati Langkat, dan Bapak Abdul Kahar, Ketua Yayasan Al-Uswah Sumatera Utara.

2 Pembangunan gedung belajar MTs Al-Uswah merupakan realisasi dari bantuan hibah Pemerintah Jepang tahun anggaran 2015 program Grant Assistance for Grassroots Human Security Projects, yang diberikan kepada Yayasan Al-Uswah Sumatera Utara sebagai bentuk kerja sama, dukungan dan wujud kepedulian dari masyarakat Jepang kepada masyarakat Indonesia. Penandatanganan kontrak hibah Proyek Pembangunan Gedung Belajar MTs Al-Uswah senilai Rp917 juta ini telah dilakukan pada tanggal 3 Maret 2016.

3 Gedung MTs Al-Uswah terdiri dari 2 lantai dengan jumlah ruang belajar sebanyak 6 kelas (untuk kapasitas 180 siswa/siswi). Sebelumnya, MTs Al-Uswah mengalami kendala kekurangan ruang kelas dan tidak bisa menerima semua calon siswa/siswi. MTs Al-Uswah menetapkan biaya sekolah yang terjangkau dibandingkan sekolah-sekolah lain di wilayah sekitarnya, bahkan bagi siswa/siswi dari keluarga yang kurang mampu diberikan keringanan berupa pengurangan biaya sekolah. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas belajar, gedung sekolah dibangun dan diperluas melalui bantuan Pemerintah Jepang tahun 2015 - 2016.

4 Bantuan hibah program Grant Assistance for Grassroots Human Security Projects merupakan skema bantuan hibah dari Pemerintah Jepang dengan ciri utamanya langsung dan cepat menjangkau penerima manfaat di tingkat akar rumput (grassroots), melalui LSM, institusi pendidikan dan kesehatan, panti asuhan serta lembaga non-profit lainnya. Sampai saat ini, Bantuan Hibah Grassroots untuk Keamanan Manusia telah diwujudkan dalam berbagai proyek yang berhubungan dengan kebutuhan dasar manusia, antara lain dalam bidang pendidikan dasar, kesehatan, lingkungan dan sosial. Khususnya di bidang pendidikan, sejak tahun 2000, di wilayah yuridiksi kantor Konsulat Jenderal Jepang di Medan (Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi), sebanyak 31 sekolah (senilai Rp32,5 milyar) telah dibangun melalui program ini.

5 Melalui bantuan kerja sama hibah ini, diharapkan siswa/siswi MTs Al-Uswah akan mendapatkan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan kualitas pendidikan dapat meningkat.